Selasa, 22 November 2011

SEJARAH MAN CIKARANG

  • pada bulan tanggal 13 Maret 2009 terjadi pelantikan dan serah terima jabatan kepala MAN cikarang dari Drs.H Ramlin S .MM kepada Drs.H. Badru Tamam M.Pd yang sebelumnya menjabat kepala MAN Parung Panjang kabupaten Bogor. Beliau juga sebelumnya mengajar di MAN Cikarang dari tahun 2001s.d tahun 2008. 
  • MAN Cikarang kini menempati area tanah hak guna bangunan seluruhnya seluas 5500 M2, sebaian kecil, yakni bagian depan , sudah terpagar permanen ,semntara status kepemilikan tanah sedang dalam proses sertifikasi (Nopember 2009) peruntukan tanah tersebut adalah : digunakan sebagai bangunan (kelas,laboratorium,dan mesjid)seluas......m2; lapangan olah raga....m2, kantin.500...m2, dan sisanya yakni 2888 m2 dimanfaatkan untuk halaman ,taman dan kebun sekolah 
  • sumber :http://mancikarang.sch.id

Senin, 21 November 2011

Sistem kardiovaskular

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Sistem peredaran darah manusia, pembuluh nadi (arteri) berwarna merah dan pembuluh balik (vena) berwarna biru.
Sistem peredaran darah atau sistem kardiovaskular adalah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel. Sistem ini juga menolong stabilisasi suhu dan pH tubuh (bagian dari homeostasis). Ada dua jenis sistem peredaran darah: sistem peredaran darah terbuka, dan sistem peredaran darah tertutup. sistem peredaran darah,yang merupakan juga bagian dari kinerja jantung dan jaringan pembuluh darah (sistem kardiovaskuler) dibentuk. Sistem ini menjamin kelangsungan hidup organisme, didukung oleh metabolisme setiap sel dalam tubuh dan mempertahankan sifat kimia danfisiologis cairan tubuh. Pertama, darah mengangkut oksigen dari paru-paru ke sel dan karbon dioksida dalam arah yang berlawanan (lihat respirasi). Kedua, yang diangkut dari nutrisi yang berasal pencernaan seperti lemak, gula dan protein dari saluran pencernaan dalam jaringan masing-masing untuk mengonsumsi, sesuai dengan kebutuhan mereka, diproses atau disimpan. Metabolit yang dihasilkan atau produk limbah (seperti urea atauasam urat) yang kemudian diangkut ke jaringan lain atau organ-organ ekskresi (ginjal dan usus besar). Juga mendistribusikan darah seperti hormon, sel-sel kekebalan tubuh dan bagian-bagian dari sistem pembekuan dalam tubuh.

Sistem pertahanan tubuh

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Tubuh manusia adalah konstan ditantang oleh bakterivirusparasitradiasi matahari, dan polusi. Stres emosional atau fisiologis dari kejadian ini adalah tantangan lain untuk mempertahankan tubuh yang sehat. Biasanya kita dilindungi oleh sistem pertahanan tubuh, sistem kekebalan tubuh, terutama makrofaga, dan cukup lengkap kebutuhan gizi untuk menjaga kesehatan. Kelebihan tantangan negatif, bagaimanapun, dapat menekan sistem pertahanan tubuh, sistem kekebalan tubuh, dan mengakibatkan berbagai penyakit dari moderat fatal.
Praktek medis saat ini adalah untuk mengobati penyakit saja. Infeksi bakteri dilawan dengan antibiotik, infeksi virus dengan antivirusdan infeksi parasit dengan antiparasit terbatas obat-obatan yang tersedia. Sistem pertahanan tubuh, sistem kekebalan tubuh, depresi disebabkan oleh stres emosional diobati dengan antidepresan atau obat penenang. Kekebalan depresi disebabkan oleh kekurangan gizi jarang diobati sama sekali, bahkan jika diakui, dan kemudian oleh saran untuk mengonsumsi makanan yang lebih sehat.
Pelatihan medis begitu sangat menekankan ke arah 'mengobati penyakit' yang 'mengobati pasien' umumnya diabaikan. Sebagai contoh, semua dokter tahu bahwa antibiotik oral tidak hanya membunuh patogen, tetapi juga penduduk bakteri dalam usus yang diperlukan untuk pencernaan. Mereka tahu bahwa antibiotik menyebabkan iritasi usus dan menguras konten gizi, terutama vitamin B kompleks. Hal ini sangat jarang Namun, bagi seorang dokter untuk meresepkan mengonsumsi yoghurt untuk membangun kembali terkuras flora usus atau untuk meresepkan vitamin B kompleks suplemen untuk membantu mengatasi defisit gizi yang disebabkan oleh antibiotik. Penyakit ini diobati, bukan pasien.
Pelatihan medis saat ini meliputi pengetahuan tentang sistem kekebalan tubuh dan makrofaga umumnya diakui sebagai komponen yang paling penting dari sistem pertahanan tubuh. Diakui bahwa makrofaga diaktifkan sangatlah penting untuk akhirnya "mengobati" setiap penyakit. Pertimbangan dari respon imun, terutama pengembangan vaksin atau metode menyelidiki menekan respon imundalam rangka untuk meningkatkan succss atau transplantasi organ. Sistem imun bawaan, benar-benar diretor inisiator dan respons pertahanan tubuh, yang menjaga kesehatan tubuh yang selalu waspada dan konstan dasar ini diabaikan.
Sejak penyakit hanya terjadi ketika sistem kekebalan tubuh, sistem pertahanan tubuh kewalahan, akan terlihat jelas bahwa akan diperlukan untuk merangsang dan mengaktifkan dan meningkatkan aktivitas sistem pertahanan alam. Melalui salah satu kurangnya pengetahuan tentang "kecerdasan selular" dari makrofaga atau kurangnya kesadaran akan metode merangsang dan mengaktifkan makrofaga, memperlakukan sistem pertahanan tubuh umumnya tidak dipertimbangkan. Hanya penyakit ini diobati, meningkatkan mekanisme pertahanan alami sama sekali tidak dipraktikkan.
Makrofaga yang diaktifkan melepaskan kaskade sitokina, yang melalui loop umpan balik, mengidentifikasi kondisi abnormal, berkomunikasi ini kembali ke makrofaga, yang kemudian mengaktifkan pertahanan yang sesuai respons terapeutik. Jika kondisi abnormal merupakan tumor, TNF, tumor necrosis factor yang dihasilkan. Jika tantangannya adalah bakteri, maka penduduk makrofaga meningkat untuk menelan dan Iyse bakteri yang mengganggu. Interferon dalam dirilis untuk mencegah bakteri dan virus reproduksi. Apa pun kondisi abnormal ada, makrofaga bertindak untuk membawa tubuh kembali sehat. "Normal" adalah sehat; yang makrofaga adalah indah "normalizer"
Dalam setiap "abnormal" kondisi kesehatan, stimulasi dan aktivasi dari sistem pertahanan tubuh terutama ditunjukkan. Ini dapat dilakukan dengan aman dan efektif. Sebuah produk dipatenkan, tidak beracun, GRAS (umumnya diakui sebagai aman oleh US Food and Drug Administration), dengan tidak ada laporan efek samping sekarang tersedia secara unik, bentuk sangat murni. Ratusan laporan ilmiah membuktikan kemampuan beta 1,3, 1,6, glucan dari ragi untuk merangsang dan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh. Awalnya dikembangkan oleh Bayer Pharmaceuticals, 1,3,1,6 beta, manufaktur glucan paten diakuisisi oleh penemu Byron Donzis, ditingkatkan dan dipatenkan lagi dan dimurnikan lebih lanjut untuk menjadi produk yang benar-benar unik. Baru terobosan manufaktur telah mengakibatkan peningkatan dramatis dalam kemurnian dan potensi, yang membuat produk tersedia dengan biaya terjangkau
A-Z Kesehatan Kewanitaan
Siklus Menstruasi

Oleh : dr. Tri Rejeki Herdiana

Sebagaimana disebutkan pada artikel Fisiologi Menstruasi sebelumnya, Sikuls menstruasi normal dapat dibagi menjadi 2 segmen yaitu, siklus ovarium (indung telur) dan siklus uterus (rahim). Siklus indung telur terbagi lagi menjadi 2 bagian, yaitu siklus folikular dan siklus luteal, sedangkan siklus uterus dibagi menjadi masa proliferasi (pertumbuhan) dan masa sekresi.

Sistem hormonal yang mempengaruhi siklus menstruasi adalah:
  1. FSH-RH (follicle stimulating hormone releasing hormone) yang dikeluarkan hipotalamus untuk merangsang hipofisis mengeluarkan FSH
  2. LH-RH (luteinizing hormone releasing hormone) yang dikeluarkan hipotalamus untuk merangsang hipofisis mengeluarkan LH
  3. PIH (prolactine inhibiting hormone) yang menghambat hipofisis untuk mengeluarkan prolaktin
  
  Gambar 2. Siklus Hormonal
Pada setiap siklus menstruasi, FSH yang dikeluarkan oleh hipofisis merangsang perkembangan folikel-folikel di dalam ovarium (indung telur). Pada umumnya hanya 1 folikel yang terangsang namun dapat perkembangan dapat menjadi lebih dari 1, dan folikel tersebut berkembang menjadi folikel de graaf yang membuat estrogen.

Estrogen ini menekan produksi FSH, sehingga hipofisis mengeluarkan hormon yang kedua yaitu LH. Produksi hormon LH maupun FSH berada di bawah pengaruh releasing hormones yang disalurkan hipotalamus ke hipofisis.

Penyaluran RH dipengaruhi oleh mekanisme umpan balik estrogen terhadap hipotalamus. Produksi hormon gonadotropin (FSH dan LH) yang baik akan menyebabkan pematangan dari folikel de graaf yang mengandung estrogen.

Estrogen mempengaruhi pertumbuhan dari endometrium. Di bawah pengaruh LH, folikel de graaf menjadi matang sampai terjadi ovulasi. Setelah ovulasi terjadi, dibentuklah korpus rubrum yang akan menjadi korpus luteum, di bawah pengaruh hormon LH dan LTH (luteotrophic hormones, suatu hormon gonadotropik).

Korpus luteum menghasilkan progesteron yang dapat mempengaruhi pertumbuhan kelenjar endometrium. Bila tidak ada pembuahan maka korpus luteum berdegenerasi dan mengakibatkan penurunan kadar estrogen dan progesteron. Penurunan kadar hormon ini menyebabkan degenerasi, perdarahan, dan pelepasan dari endometrium. Proses ini disebut haid atau menstruasi. Apabila terdapat pembuahan dalam masa ovulasi, maka korpus luteum tersebut dipertahankan.

Pada tiap siklus dikenal 3 masa utama yaitu:
  1. Masa menstruasi yang berlangsung selama 2-8 hari. Pada saat itu endometrium (selaput rahim) dilepaskan sehingga timbul perdarahan dan hormon-hormon ovarium berada dalam kadar paling rendah
  2. Masa proliferasi dari berhenti darah menstruasi sampai hari ke-14. Setelah menstruasi berakhir, dimulailah fase proliferasi dimana terjadi pertumbuhan dari desidua fungsionalis untuk mempersiapkan rahim untuk perlekatan janin. Pada fase ini endometrium tumbuh kembali. Antara hari ke-12 sampai 14 dapat terjadi pelepasan sel telur dari indung telur (disebut ovulasi)
  3. Masa sekresi. Masa sekresi adalah masa sesudah terjadinya ovulasi. Hormon progesteron dikeluarkan dan mempengaruhi pertumbuhan endometrium untuk membuat kondisi rahim siap untuk implantasi (perlekatan janin ke rahim)
Siklus ovarium :
  1. Fase folikular. Pada fase ini hormon reproduksi bekerja mematangkan sel telur yang berasal dari 1 folikel kemudian matang pada pertengahan siklus dan siap untuk proses ovulasi (pengeluaran sel telur dari indung telur). Waktu rata-rata fase folikular pada manusia berkisar 10-14 hari, dan variabilitasnya mempengaruhi panjang siklus menstruasi keseluruhan
  2. Fase luteal. Fase luteal adalah fase dari ovulasi hingga menstruasi dengan jangka waktu rata-rata 14 hari
Siklus hormonal dan hubungannya dengan siklus ovarium serta uterus di dalam siklus menstruasi normal:
  1. Setiap permulaan siklus menstruasi, kadar hormon gonadotropin (FSH, LH) berada pada level yang rendah dan sudah menurun sejak akhir dari fase luteal siklus sebelumnya
  2. Hormon FSH dari hipotalamus perlahan mengalami peningkatan setelah akhir dari korpus luteum dan pertumbuhan folikel dimulai pada fase folikular. Hal ini merupakan pemicu untuk pertumbuhan lapisan endometrium
  3. Peningkatan level estrogen menyebabkan feedback negatif pada pengeluaran FSH hipofisis. Hormon LH kemudian menurun sebagai akibat dari peningkatan level estradiol, tetapi pada akhir dari fase folikular level hormon LH meningkat drastis (respon bifasik)
  4. Pada akhir fase folikular, hormon FSH merangsang reseptor (penerima) hormon LH yang terdapat pada sel granulosa, dan dengan rangsangan dari hormon LH, keluarlah hormon progesteron
  5. Setelah perangsangan oleh hormon estrogen, hipofisis LH terpicu yang menyebabkan terjadinya ovulasi yang muncul 24-36 jam kemudian. Ovulasi adalah penanda fase transisi dari fase proliferasi ke sekresi, dari folikular ke luteal
  6. Kedar estrogen menurun pada awal fase luteal dari sesaat sebelum ovulasi sampai fase pertengahan, dan kemudian meningkat kembali karena sekresi dari korpus luteum
  7. Progesteron meningkat setelah ovulasi dan dapat merupakan penanda bahwa sudah terjadi ovulasi
  8. Kedua hormon estrogen dan progesteron meningkat selama masa hidup korpus luteum dan kemuadian menurun untuk mempersiapkan siklus berikutnya.[](TRH)

menstruasi

Cara Menghitung Siklus Menstruasi Dan Fase dalam menstruasi

Siklus menstruasi adalah Menstruasi yang terjadi terus – menerus setiap bulannya. Menstruasi pertama kali dialami pada usia 11 – 16 tahun, adapula dalam usia 8 tahun sudah mengalami menstruasi hal ini dikarenakan asupan gizi dalam tubuh berkembang baik sehingga membantu mempercepat proses datangnya menstruasi dan menandakan bahwa sel telur siap dibuahi untuk kehamilan ataua mengandung anak.
Siklus menstruasi pada setiap wanita berbeda dengan lainnya, ada yang memiliki siklus 25 -35 hari tetapi hanya 80 % dan 20 % wanita yang memiliki siklus menstruasi 28 hari. Setiap menstruasi hanya 1 sel telur yang dikeluarkan.
Bagi remaja putri yang baru pertama kali menstruasi terkadang mengalami siklus haid yang tidak teratur, misalnya dalam 1 bulan terjadi 2 kali menstruasi (2 kali siklus ) itu adalah hal yang lumrah / wajar.
Untuk membantu mengetahui panjangnya dan waktu suklus dapat membuat catatan pada kalender, karena dapat membantu anda memperkirakan siklus yang akan datang. Siklus menstruasi biasanya terjadi antara 3 – 7 hari.
Posted in Fase dalam menstruasiSiklus Menstruasi | Tagged , | Leave a comment

Fase Menstruasi

Ada 3 fase yang dialami setiap wanita selama menstruasi, yaitu :
1. Fase Folikuler adalah dimana kdar FSH ( Folicle Stimulating Hormone ) sedikit meningkaat sehingga merangsang tumbuhnya 3 – 30 folikel ovarium ( kantung dinding telur ) yang masing – masing mengandung 1 sel telur.
2. Fase Ovulatior adalah dimana kadar LH ( Luteinizing Hormone ) meningkat dan folikel yang matang akan menonjol ke permukaan ovarium ( dinding telur ) untuk melepaskan sel telur ( ovulasi ). Sel telur biasanya dikeluarkan dalam waktu 16 – 32 jam setelah terjai peningkatan kadar LH. Dalam fase ini biasanya wanita mengalami gangguan nyeri pada perut bagian bawah, rasa itu bisa berlangsung dalam beberapa menit bahkan sampai beberapa jam.
3. Fase Luteal adalah lepasnya sel telur dari indung telur selama 14 hari, dan folikel ovarium ( kantung induk telur ) akan menutup kembali dan membentuk kopus luteum yang menghasilkan hormon progesteron dalam jumlah besar.
Tetapi perlu diketahui setelah 14 haari kropus luteum akan hancur dan selama dalam fase ini seorang wanita juga akan mengalami peningkatan suhu tubuh sampai siklus yang baru akan dimulai, keculai jika terjadi pembuahan. Jika telur dibuahi, korpus luteum akan menghasilkan HCG ( Human Chorionic gonadotropin ) hormon ini akan menjaga kropus luteum yang menghasilkan hormon progesteron sampai janin bisa menghasilkan hormonnya sendri. Fase Luteal biasanya ditandai sebagai fase bagi wanita yang ingin hamil.
Posted in Siklus Menstruasi | Tagged , | Leave a comment

Tips Menjaga Kelangsungan Siklus Menstruasi

Ada sedikit tips menarik untuk menjaga kelangsungan siklus menstruasi yang tepat dan bersih, diantaranya :
1. Buatlah catatan pada kalender anda setiap menstruasi, sebagai panduan anda untuk mengetahui siklus menstruasi selanjutnya.
2. Memperhatikan kebersihan selama menstruasi, karena dinding rahim dan vagina sangat mudah terkena infeksi atau virus.
3. Pinggang terasa sakit seperti nyeri, pegal – pegal karena ketariknya otot rahim. Untuk menguragi rasa sakit atau nyeri dapat mengonsumsi obat penghilang sakit haid dengan dosis yang tepat atau minum ramuan tradisisonal ( jamu ).
4. Pemilihan pembalut yang lembut, aman, nyaman tanpa menimbulkan iritasi, tidak mengandung gel, serta underwear yang berbahan cotton ( lembut ) Karena darah menstruasi adalah media yang sangat mudah bagi tumbuhnya kuman penyakit yang membahayakan organ vital anda.
5. Mengganti pembalut dan underwear paling lama 4 jam sekali baik ketika mandi atau buang air besar, bila perlu 2 – 3 kali mengganti pembalut tergantung pada banyak tidaknya darah yang keluar pada saat menstruasi.
6. Membasuh alat vital anda baik ketika anda mengganti pembalut atau saat setelah buang air besar dengan air bersih, yang lebih baik lagi dengan air hangat dan sabun dengan PH yang lembut dan ringan agar tidak terjadi alergi, infeksi dan jamur pada alat vital anda.
Perhatikanlah selalu siklus menstruasi anda dengan baik dan benar. Agar menstruasi lancar dan menentu, serta jagalah selalu kebersihan organ intim anda agar tidak mudah terindentifikasi penyakit virus atau penyakit lainnya